Postingan

๐๐ž๐ฆ๐ฎ๐ฅ๐ข๐ก๐š๐ง ๐ˆ๐ฆ๐š๐ง ๐๐ข ๐๐ฎ๐ฅ๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐’๐ฎ๐œ๐ข

Gambar
Beberapa waktu setelah Ramadhan berlalu, saat semua umat berlomba mengejar ampunan, namun aku justru hampir lepas dari yang selama ini aku percaya, “Untuk apa semesta diciptakan bila akhirnya dihancurkan?” "Sebelum semesta ini ada, ada apa ya? Sebelumnya lagi apa?", tanyaku berulang kali.  Aku akui, imanku goyah. Sakit sekali rasanya memikirkan hal yang bertentangan antara hati dan logika. Gelisah hingga air mata yang menitih karena terluka dengan logika. Namun, Allah Maha baik. Allah memberikan petunjuk kepada siapapun yang dikehendak-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk. Saat itu, tidak sengaja aku menemukan tulisan Alvi Syahrin yang sempat nyaris atheis. Beliau mengatakan,   “Suatu ketika, saya menemukan Al-Qur’an yang sudah berdebu di kamar. Saya ambil Al-Qur’an tersebut. Sebelum membukanya, saya benar-benar berharap dan berdoa kepada Tuhan, tolong, tolong beri jawaban, tolong tunjukkan jalan ”, tutur penulis buku itu. ...

Menginjak 20 Tahun

  Awal 20 tahun, aku belajar apa saja?   14 Januari. Tepat aku berada di usia 20 tahun 2 bulan, terhitung masih perjalanan awal di usia 20 tahun. Aku senang, di awal usia 20 tahunku ini aku sudah belajar sebuah hal berharga. Dulunya aku berpikir bahwa hal ini mungkin tidak akan terjadi karena ya cukup bisa dibantah dengan logika. “ Apakah lambat laun kita akan kehilangan orang-orang yang dulunya sangat dekat dengan kita karena perbedaan tujuan hidup?” , jujur, dulu ku rasa tidak mungkin. Aku berpikiran bahwa setiap orang pasti memiliki tujuan hidup yang berbeda, jika kita bisa berpisah karena itu, maka akan besar sekali kemungkinan tidak akan ada hubungan yang bisa bertahan sangat lama. Namun, ternyata semakin dewasa, itu semakin sangat mungkin terjadi. Suatu hal berharga yang kusematkan dalam catatan kalender Januari 2022 ku adalah, “Jangan memaksa mereka yang tidak mau mendekat. Jangan pernah bertumpu pada manusia lain”. Kalimat tersebut aku tulis saat aku mendapatkan k...